Rakor Majils Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Ranting NU se-Kecamatan Monterado

By:Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Monterado

Monterado, Minggu 26/09/2021 (Ahad 19 Sofar 1443 H)
Majelis Wakil Cabang Nahdlautul Ulama (MWC NU) Kecamtan Monterado Menggelar Rapat Koordinasi dengan Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Monterado, yang bertempatan dengan kegiatan Pertemuan Rutin Bulanan yang menghadirkan Pengurus Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) , Pengurus Ranting NU , Alumni PKPNU 1 , Banser , Muslimat NU dan IPNU , yang bertempat di Pondok Pesantren Darussalam Monterado /Sekretariat MWCNU Kecamatan Monterado.

Hadir dalam Rakor Tersebut Pengurus MWC NU dan 4 Pengurus Ranting NU Tingkat Desa
Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Monterado, (Ghufron Al Ma’mun Farro’i), menyampaikan sambutannya bahwa dalam berjam’iyyah di NU itu bukan hanya sekedar berkerumun namun harus menjadi sebuah harokah yang membawa dakwah aswaja An-Nahdliyyah dengan mengacu kepada prinsip Tasamuh, Tawassuth, Tawazun & Ta’addul.
“Di dalam organisasi NU  jangan jadi jama’ah yang liar dalam mengambil langkah, baik dalam amaliah ibadah maupun berbangsa & bernegara… Bahwa NU itu tidak akan bisa pisah dari NKRI. Begitu juga sebaliknya, maka Warga NU pada umumnya atau khususnya Kader NU harus faham/tanggap/waspada terhadap gerakan-gerakan ormas ataupun aliran-aliran yang bertentangan dengan ideologi Pancasila yang bisa membahayakan NKRI…(tegas ketua Tanfidziyah)

Selanjutnya setelah Kajian Ke-NU-an yang disampaikan oleh Ketua Dewan Suriah MWCNU Kecamatan Monterado (Kyai Muhammad Basori) yang juga selaku Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Monterado, Beliau menyampaikan pesan Kewaspadaan kepada semua yang hadir, tentang aliran-aliran atau firqoh-firqoh yang meresahkan salah satunya tentang aliran Ahmadiyah, baik itu Ahmadiyah Qodian maupun Ahmadiyah Lahore dan lain-lain, beliau menegaskan “Pengurus NU dan Warga NU harus waspada dan selalu merapatkan barisan dan selalu berkoordinasi dengan pihak Pemerintah dalam menyikapi kondisi yang ada di sekitar kita”.

Selanjutnya setelah semua yang hadir melaksanakan Shalat Dzuhur Berjama’ah di Masjid Baiturrohman Pondok Pesantren Darussalam Monterado, Rapat Koordinasi dan Konsulidasi MWCNU dan Ranting NU se-Kecamatan Monterado dilaksanakn mulai pukul 13:00 WIB hingga selesai.

Menindaklanjuti hasil Silaturahim dan konsolidasi di tingkat Ranting, sebagai Program Kerja MWC NU dan Ranting NU menjadi hasil akhir dari Rapat Koordinasi dan Konsulidasi setelah diskusi panjang lebar, sehingga dalam hal tersebut di atas menghasilkan kesepakatan (dengan disetujui oleh semua yang hadir) sebagai berikut :

1. Pengembangan Kegiatan Pengajian Ke-NU-an tingkat MWC NU Bulanan akan bergilir menjadi Pengajian Ke-NU-an di tiap-tiap Ranting NU yang sudah terbentuk secara bergilir tanpa Mengurangi Kegiatan Ke-NU-an yang sudah berjalan hampir 2 tahun di Pondok Pesantren. Tujuannya (sebagaimana tersebut di atas), adalah sebagai wujud Menguatkan Dakwah Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyyah serta Memperkenalkan lebih jauh tentang pemahaman Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyyah kepada Masyarakat di samping juga menjadi wujud Silaturahim antar Pengurus MWC NU dan Pengurus Ranting NU serta Warga NU. Adapun acuan pelaksanaan Pengajian Ke-NU-an di Tingkat Ranting ialah sebagai berikut :
a. Yang Pertama : Ranting NU Desa Beringin Baru

b. Yang Kedua : Ranting NU Desa Goa Boma

c. Yang Ketiga : Ranting NU Desa Gerantung

d. Yang ke Empat : Ranting NU Desa Mekar Baru

e. Yang ke Lima : Ranting NU Desa Serindu

2. Meningkatkan kwalitas TPA / TPQ di setiap Masjid, dengan Menumbuh kembangkan serta mencetak generasi putra maupun putri pecinta Al-Qur’an meliputi Tahfidz, Tilawah, Kaligrafi dan lainnya melalui wadah Jam’iyyatul Qurro Wal Hufadz di bawah Naungan Nahdlatul Ulama, yang Insyaalloh akan menjadi kegiatan tahunan MWC NU Kecamatan Monterado bekerjasama dengan Ranting NU tingkat Desa.

3. Melanjutkan Program Sensus Warga NU melalui KartaNU di Tiap-tiap Ranting.

4. Menggerakan kembali Program Koin NU di setiap Ranting.

Sebagai penutup
“Maka siapapun menggabungkan diri di dalam Jam’iyyah NU berarti bergabung dengan kebenaran yg hakiki.” ❤️🇮🇩

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *