Mewakili Nahdlatul Ulama, Haji Damsir Menjadi Salah Satu Penerima Vaksin Sinovac Pertama Di Kabupaten Bengkayang

Senin, 01 Februari 2021, Haji Damsir (Koordinator PKPNU Bengkayang), mewakili Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bengkayang bersama PJ. Bupati Bengkayang, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, Kapolres, Dandim, sekretaris MUI (Heru Pujiono) dan Tokoh Agama Kabupaten Bengkayang lainnya menjadi penerima vaksin sinovac pertama di Kabupaten Bengkayang.

Sebelum vaksinasi dilaksanakan, disiplin protokol kesehatan tetap utama dilakukan berupa memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Tepat jam 09.30 WIB, vaksin mulai dilaksanakan diawali terhadap Bapak PJ Bupati, Yohanes Budiman, Ketua DPRD, Forkopimda dan dilanjutkan terhadap Tokoh-Tokoh Agama. Alur vaksinasi dimulai dari Meja 1 (Pendaftaran), Meja 2 (Pemeriksaan kesehatan), Meja 3 (Vaksinasi) dan Meja 4 (Penyerahan Kartu Vaksin). Proses dimeja 2 cukup lama, karena pemeriksaan begitu intensif, jangan sampai penerima vaksin tidak memenuhi persyaratan kesehatan yang ditentukan.

Di Antara syarat kesehatan tersebut adalah belum pernah terkonfirmasi positif Covid-19, jantung, diabetes, kanker, asma, darah tinggi dan penyakit bawaan lainnya yang membahayakan. Setelah pemeriksaan, langkah selanjutnya adalah proses vaksininasi. Kadar vaksin sinovac yang disuntikkan sebanyak 0,5 ml. 30 menit setelah vaksinasi peserta vaksin wajib menunggu di tempat untuk mengetahui apakah ada dampak atau reaksi penolakan vaksin dari tubuh orang yang divaksin. Setelah melewati masa 30 menit dan dinyatakan sehat, barulah yang bersangkutan diberikan kartu vaksin untuk vaksinasi kedua yang akan dilaksanakan 14 hari kemudian.

“Alhamdulillah vaksinasi berjalan lancar. Allahumma sehat, terima kasih atas do’a sahabat-sahabat semua”, ucap Haji Damsir. Insyaallah vaksin sinovac ini halal sesuai fatwa MUI Pusat dan ini adalah bagian dari ikhtiar kita untuk melindungi diri, keluarga dan bangsa ini. Program Pemerintah ini wajib kita dukung bersama. “Warga Nahdliyin tidak usah takut dan khawatir divaksin, insyaallah aman, halal dan sehat bagi kita yang memenuhi persyaratan kesehatan yang ditentukan”, demikian Haji Damsir kembali menegaskan di depan para wartawan.

Berdasarkan arahan petugas kesehatan yang melakukan proses vaksinasi, diingatkan bahwa bagi yang sudah divaksin agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. Dan yang terpenting senantiasa berzikir dan berdoa kepada Allah SWT serta menjaga kesehatan dengan baik.

(Kontributor berita : H.Damsir, S. Ag/ Photo Dokumentasi : Irfail)

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *